Juara 1 Tartil SMP Se- Jawa Timur
“Santun, Ramah dan juga tidak neko-neko” itu beberapa kata yang dapat mewakili sifatnya
. Ahmad di kampung kami terkenal sebagai anak muda yang ‘jago’ ngaji. Tak heran
jika ia sering menyabet juara lomba-lomba tartil, termasuk juara 1 Lomba Tartil
tingkat SMP Se- Jawa Timur.
Lomba tartil yang diadakan SMAN 2 Surabaya
dalam kegiatan SMADA MUSLIM KOMPETITION 2016 merupakan kegiatan yang diikuti
berbagai sekolah di Jawa timur. Sekitar 30-40 peserta yang mengikuti lomba
tartil tingkat SMP.
Menyabet juara 1 tentu bukan hal yang mudah.
Ahmad sudah sering menjuarai lomba tartil dibeberapa tempat.
- 1 Juara 2 Lomba Tartil Al Qur’an Se- Kecamatan Gubeng pada Festival Tahun Baru Hijriyah 1435 H yang diadakan oleh DPC PKS
- Juara 1 Lomba Tartil Al Qur’an Se- Kelurahan Airlangga peringatan 1 Muharram 1435 H yang diadakan antar TPA
- Juara 1 Lomba Tartil tingkat SMP di Masjid Baabussalam.
- Juara Harapan Lomba Tartil Kelompok A pada peringatan Tahun Baru Islam 1436 H yang diadakan oleh Persatuan Guru TPA Kota Surabaya di Taman Remaja Surabaya
Dan beberapa piala nya tidak hanya terkait
lomba tartil tapi juga lomba adzan. Sejak kecil Ahmad tergolong rajin sekali
mengaji, kemampuan membaca Al qur’an nya melebihi teman-temannya. “Sekarang kegiatan rutinan ya ngaji ba’da
maghrib di Mushola sama mengikuti kegiatan anggota remaja masjid.” Ujar anak
yang sekarang sekolah di SMAN 9 Surabaya tersebut.
Dibalik prestasi-prestasinya dibidang tartil,
Ahmad juga merupakan siswa yang cukup berprestasi di sekolahnya walaupun tidak
rangking 1 di Kelasnya. Ia menuturkan semua ini tak jauh dari bimbingan
orangtuanya. ‘’ Alhamdulillah Bapak selalu memantau masalah ngaji dan sekolah saya
mbk.” Ujarnya. Bapak dan Ibu Ahmad telah lama berpisah, namun kasih sayang
keduanya tak pernah berkurang untuk Ahmad.
Dan dari yang saya lihat selama ini Ahmad bukan
termasuk anak yang kecanduan gadget. Kegiatannya lebih banyak ke rumah
Bapaknya, bermain dengan adik-adiknya atau bermain dengan santri-santri
mahasiswa di sekitar kampung kami. Ahmad rajin sekali sholat 5 waktu di
Mushola.
“Pengen
sekali membahagiakan Bapak dan Ibu, Yah salah satunya saya harus manut dan
sekolah yang pinter. Alhamdulillah selama ini Bapak dan Ibu selalu mendukung
saya” Ujarnya sambil tersenyum

Komentar
Posting Komentar